Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan Negara


 

Dalam sebuah mekanisme perdagangan klasik, kita mengenal adanya sistem barter sebagai sebuah cara untuk melakukan kegiatan tukar menukar barang. Namun seiring dengan perkembangan jaman, manusia mulai memperkenalkan sebuah alat pembayaran yang memiliki nilai tertentu untuk ditukar dengan barang maupun jasa yang ditawarkan.

Rupiah yang kita kenal saat ini, merupakan mata uang resmi Republik Indonesia yang digunakan sebagai alat pembayaran yang sah. Mata uang yang memiliki rupa baik dalam bentuk uang kertas maupun uang logam ini, umum digunakan dalam transaksi perdagangan di Indonesia. Namun dibalik pentingnya keberadaan uang sebagai alat pembayaran, ada nilai-nilai kebangsaan, pride, dan nasionalisme yang terkandung dalam Rupiah. Sayangnya belum semua menyadari, memahami, dan mampu memaknainya dengan utuh. Continue reading “Rupiah sebagai Simbol Kedaulatan Negara”

Iklan

MENGUAK WAJAH PELAYANAN PUBLIK DI ERA GENERASI MILENIAL


 

 

PENDAHULUAN

Realitas wajah dunia saat ini berjalan dengan sangat cepat dan dinamis, sebagai akibat dari perkembangan teknologi informasi yang melanda secara global. Disadari maupun tidak, kecanggihan teknologi telah membawa perubahan (revolution in all affairs) dalam kehidupan manusia. Segala urusan manusia, nyaris tidak terlepaskan dari penggunaan teknologi informasi bahkan saat ini smart phone seakan-akan telah menyamai pentingnya beras dalam penghidupan manusia.

Jauh sebelumnya, Alvin Toffler telah berpendapat mengenai perubahan kehidupan manusia akibat teknologi informasi pada buku Future Shock (1970) dan The Third Wave (1980). Toffler menggambarkan tiga jenis gelombang sosial yang terjadi di dunia, pertama pada era masyarakat pertanian dimana perubahan terjadi ketika orang mulai menemukan cara bercocok tanam untuk menghasilkan makanan, teknik berburu mulai ditinggalkan; kedua pada era masyarakat industri, dimana masa ketika masyarakat mulai mengenal mesin sebagai pengganti tenaga manusia; dan ketiga adalah era teknologi yakni masa dimana masyarakat mulai mengenal canggihnya teknologi informasi. Ketiga gelombang peradaban ini membawa perubahan pada semua aspek kehidupan manusia baik dari segi nilai maupun budaya.

Marc Prensky (2001) menyatakan bahwa dunia pada era ini didiami oleh setidaknya tiga kelompok generasi yakni generasi pre-digital age, generasi digital immigrant dan generasi digital natives, dimana diantara generasi – generasi tersebut telah tercipta fenomena ‘a generation lap’ yang meliputi perbedaan atas nilai, gaya hidup dan maupun sistem pembelajaran. Terkait dengan pemahaman akan teknologi, maka dikatakan lebih lanjut bahwa generasi digital natives telah melampaui dan menyalip generasi sebelumnya akan pemahaman tentang teknologi.
Continue reading “MENGUAK WAJAH PELAYANAN PUBLIK DI ERA GENERASI MILENIAL”

Penghapusan Merkuri Pada Pertambangan Rakyat / Emas Skala Kecil (Pesk)


 

Latar Belakang

Pengelolaan Pertambangan Memiliki Dimensi Yang Sangat Luas Dan Berkaitan Dengan Tugas Pokok Polri, Hal Ini Dapat Ditinjau Dari Aspek Ekonomi, Sosial Dan Lingkungan. Aspek Ekonomi Berkaitan Dengan Besarnya Pendapatan Negara Yang Dapat Diperoleh Dari Sektor Pertambangan, Dari Sisi Sosial Sektor Pertambangan Juga Dapat Memunculkan Berbagai Macam Konflik Sosial Baik Yang Bersifat Vertikal Maupun Horisontal, Sedangkan Dari Aspek Lingkungan Adalah Terjadinya Kerusakan Lingkungan Sebagai Akibat Dari Kegiatan Pertambangan.

Pada Banyak Kejadian, Proses Pemilahan Emas Pada Pertambangan Emas Skala Kecil Dilakuan Dengan Menggunakan Merkuri. Akibatnya, Merkuri Yang Terbuang Pada Air Tanah Maupun Aliran Sungai, Akan Masuk Kedalam Rantai Makanan Baik Melalui Tumbuhan Maupun Hewan, Yang Pada Gilirannya Akan Sampai Pada Tubuh Manusia. Selain Itu, Keberadaan Merkuri Di Lingkungan Berdampak Secara Langsung Kepada Manusia Khususnya Bagi Pekerja Pada Proses Pemisahan Biji Emas Dengan Melalui Proses Inhalasi, Maupun Berdampak Tidak Langsung Yaitu Baik Pada Tumbuhan Maupun Hewan Akibat Dari Pembuangan Limbah Baik Limbah Cair Maupun Limbah Padat. Continue reading “Penghapusan Merkuri Pada Pertambangan Rakyat / Emas Skala Kecil (Pesk)”