‘Pohon Terkenal’


 

Dibintangi oleh aktor remaja Umay Shahab yang berperan sebagai Bara, Laura Theux yang berperan sebagai Ayu, dan Raim Laode yang berakting sebagai Yohanes Solossa, film garapan sutradara Monty Tiwa dan Annisa Meutia ini secara resmi dapat ditonton di bioskop sejak 21 Maret 2019.

Film yang sebagian besar mengambil latar belakang Akademi Kepolisian ini mengisahkan cerita tiga orang taruna yang menghabiskan masa mudanya untuk ditempa menjadi seorang perwira polisi. Didukung oleh Divisi Humas Mabes Polri, pohon terkenal , membagi sekelumit kisah dari para taruna Akademi Kepolisian yang sebelumnya mungkin saja tidak banyak diketahui oleh publik. Continue reading “‘Pohon Terkenal’”

Iklan

Propaganda Era Kontemporer


 

 Merupakan sebuah realitas objektif manakala seorang individu membangun sebuah komunikasi dengan satu, dua atau bahkan banyak individu lainnya. Jauh sebelum nomenklatur komunikasi muncul, Aristoteles telah mengistilahkan tentang kebutuhan manusia terhadap manusia lainnya sebagai zoon politicon, dimana individu perlu untuk berinteraksi dalam kehidupan bermasyarakat.

Komunikasi secara harafiah berasal dari bahasa latin communis (noun) berarti  bersama (common) atau berbagi (sharing) serta kata communicare (verb) yang berarti membuat sesuatu menjadi umum (make something common). Dalam beberapa terminologi, banyak kalangan mempadankan pengertian ini kedalam terminologi inggris yakni community, karena fondasi sebuah komunitas adalah komunikasi. Continue reading “Propaganda Era Kontemporer”

Kebebasan Berpendapat Dalam Gelutan Dinamika Politik


 

Pendahuluan

Gelaran Pemilu Presiden (Pilpres) tahun 2019, memastikan adanya 2 (dua) pasangan calon yang akan berlaga, yakni pasangan calon Ir. H. Joko Widodo yang berpasangan dengan Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, serta pasangan H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo yang berpasangan dengan H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA., MBA. Kedua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden ini telah mendaftarkan diri ke KPU RI pada tanggal 10 Agustus 2018 yang lalu.

Sejak tanggal 17 Februari 2018, para peserta pemilu dilarang melakukan kegiatan kampanye, masa kampanye baru dapat dilaksanakan pada periode 23 September 2018 sampai dengan 13 April 2019. Namun demikian, para pihak yang terkait dengan Pileg/Pilpres 2019 nampaknya tidak mau melewatkan sedikit pun waktu untuk bersiap-siap. Melalui berbagai upaya pengerahan massa baik di dunia nyata maupun pada media cyberspace, dinamika pemilu sudah mulai dilancarkan dalam berbagai balutan aksi maupun kegiatan. Continue reading “Kebebasan Berpendapat Dalam Gelutan Dinamika Politik”