CREATIVE BREAKTROUGH DITLANTAS POLDA KALTIM TAHUN 2013

I. PENDAHULUAN
A. Umum
Pemerintah Republik Indonesia sangat serius ingin melakukan pembenahan pada aspek birokrasi yang berkaitan dengan pelayanan publik. Pemerintah juga menekankan perlunya aparatur negara yang profesional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan berbasis kinerja menuju good governance.
Sesuai Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : PER/20/M.PAN/04/2006 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Publik, telah disebutkan bahwa pelayanan publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan dasar sesuai dengan hak-hak sipil setiap warga negara dan penduduk atas suatu barang, jasa dan atau pelayanan administrasi yang diselenggarakan oleh penyelenggara pelayanan publik.
Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : 63/KEP/M.PAN/7/2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Publik disebutkan bahwa hakekat pelayanan publik adalah pemberian pelayanan prima kepada masyarakat yang merupakan perwujudan kewajiban aparatur pemerintah sebagai abdi masyarakat.
Sejalan dengan kebijakan dan strategi Kapolri yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat melalui Program Akselerasi Transformasi Polri yang mandiri, Profesional dan dipercaya masyarakat serta Program Quick Wins, maka Kepolisian Daerah Kalimantan Timur berserta jajaran secara terus menerus berupaya meningkatkan kemampuan profesionalisme dalam rangka memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat.

Dit Lantas Polda Kaltim membawahi berbagai fungsi pelayanan publik diantaranya fungsi satuan lalu lintas yang memiliki unit – unit pelayanan diantaranya Seksi Buku Pemilik Kendaraan bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Ijin Mengemudi dan Tanda Nomorr Kendaraan Bermotor (TNKB). Agar penyelenggaraan pelayanan publik bisa berjalan dengan memadai pada fungsi pelayanan tersebut maka harus dipahami tentang prinsip-prinsip pelayanan publik, yang terdiri dari kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, akurasi, keamanan, tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisiplinan, kesopanan dan keramahan serta kenyamanan.
Polda Kaltim sebagai institusi yang menjalankan fungsi pemerintahan dengan tugas pokok memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, terus berusaha untuk meningkatkan kinerja sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Hal ini sekaligus dalam upaya menyukseskan keberhasilan dari pokok-pokok pikiran yang tertuang dalam konsepsi “Revitalisasi Polri Menuju Pelayanan Prima”
Dalam rangka meningkatkan upaya pelayanan kepada masyarakat Ditlantas Polda Kaltim melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan peran aktif dari masyarakat itu sendiri. Pelayanan prima yang dilaksanakan Ditlantas Polda Kaltim meliputi bidang regident ranmor dan pengemudi khususnya dibidang SBST (SIM, BPKB, STNK, dan TNKB). Berbagai kegiatan tersebut dilaksanakan disamping mendekatkan diri kepada masyarakat juga untuk menciptakan suatu situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas khususnya di daerah Kalimantan Timur ini.

B. Dasar
1. Undang – undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
2. Undang – undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
3. Peraturan Kapolri Nomor 5 tahun 2012 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor.
4. Program Kegiatan Ditlantas Polda Kaltim Tahun 2013.

C. Maksud dan Tujuan
1. Maksud
Maksud dilaksanakannya kegiatan creative breakthrough oleh Ditlantas Polda Kaltim ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam rangka reformasi birokrasi Polri tahun 2013.
2. Tujuan
Tujuan dilaksanakannya kegiatan creative breakthrough oleh Ditlantas Polda Kaltim ini untuk mendekatkan diri dan menumbuhkan rasa kepercayaan (trust) dari masyarakat kepada Polri khususnya kepada Ditlantas Polda Kaltim.

D. Ruang Lingkup
Ruang lingkup laporan ini terbatas pelaksanaan kegiatan Ditlantas Polda Kaltim dalam rangka pelaksanaan creative breakthrough termasuk diantaranya terobosan-terobosan kreatif dalam upaya peningkatan kualitas dan kuantitas pelayanan SAMSAT khususnya pada pelaksanaan Bulan Bhakti Pelayanan Prima Kepolisian.

E. Sistematika
I. PENDAHULUAN
A. Umum
B. Dasar
C. Maksud dan Tujuan
D. Ruang Lingkup
E. Sistematika
II. PELAKSANAAN
III. PENUTUP

II. PELAKSANAAN
Pelaksanaan kegiatan creative breakthrough yang dijalankan khususnya pada Bulan Bakti Pelayanan Prima Ditlantas Polda Kaltim beserta jajarannya dilaksanakan selama 1 (satu) Bulan, mulai tanggal 01 Juni 2013 sampai dengan tanggal 01 Juli 2013 dengan rincian kegiatan sebagai berikut :
A. Peningkatan Pelayanan STNK
Kegiatan peningkatan pelayanan STNK dilaksanakan oleh seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Kaltim khususnya terhadap kendaraan mutasi masuk dari luar wilayah Polda Kaltim. Adapun hasil yang dicapai dari pelaksanaan kegiatan peningkatan pelayanan STNK adalah sebagai berikut:
1. Ditlantas Polda Kaltim
a) Pelaksanaan selama 31 Hari tercapai 215 Jumlah pemohon dibandingkan dengan periode yang sama (bulan Mei) terdapat peningkatan sebesar 87 % dengan jumlah pemohon 97 wajib pajak.
b) Peningkatan bentuk pelayanan dengan memusatkan seluruh kegiatan
Balik Nama pada Samsat Induk Balikpapan sehingga proses berjalan lancar.
c) Penyediaan ruang tunggu yang nyaman bagi pemohon STNK dengan penambahan Sarana
Prasarana pada ruang pelayanan.
d) Berkoordinasi dengan petugas BRI yang ada dengan menambah jumlah personil BRI pada unit layanan Mutasi Masuk serta menambah Jam Pelayanan.
2. Polresta Samarinda
a) Masyarakat merasa puas atas layanan petugas dalam penerbitan STNK
b) Masyarakat menerima kemudahan dalam proses Mutasi Kendaraan dari luar daerah
c) Meningkatkan citra petugas Samsat
3. Polres Paser
a) Wajib Pajak merasa puas dan senang dengan hasil pelayanan STNK dengan Bea balik Nama Gratis khusus pada kendaraan Non KT dan mengurangi biaya
b) Masyarakat merasa puas atas layanan petugas dalam penerbitan STNK
c) Masyarakat menerima kemudahan dalam proses Mutasi kendaraan
d) Meningkatkan citra petugas Samsat
4. Polres PPU
Pelaksanaan selama 30 Hari tercapai 991 Jumlah pemohon dibandingkan dengan periode yang sama (Mei-Juni) terdapat penurunan sebesar 18 %.
5. Polres Kukar
a) Pelaksanaan selama 30 Hari tercapai 2934 Jumlah pemohon dibandingkan dengan periode yang sama (mei) terdapat peningkatan sebesar 14%.
b) Menambah jam pelayanan kepada masyarakat pemohon STNK
c) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pemohon STNK
d) Menyediakan ruang tunggu yang nyaman bagi pemohon STNK
e) Selalu berkoordinasi dgn petugas Bank yang ada disamsat dlm pembayaran PNPB STNK.
6. Polres Kutim
a) Wajib Pajak merasa puas dan senang dengan hasil pelayanan STNK dengan Bea balik Nama Gratis khusus pada kendaraan Non KT dan mengurangi biaya
b) Masyarakat merasa puas atas layanan petugas dalam penerbitan STNK
c) Masyarakat menerima kemudahan dalam proses Mutasi kendaraan .
7. Polres Kubar
a) Penyediaan ruang tunggu yang nyaman bagi pemohon STNK dengan penambahan Sarana Prasarana pada ruang pelayanan.
b) Pelaksanaan selama 30 Hari terjadi peningkatan sebesar 824 pemohon dibandingkan dengan periode yang sama (mei-juni) atau terjadi peningkatan sebesar 14 %.
8. Polres Bontang
a) Pelaksanaan kegiatan creative breakthrough selama bulan Juni sebanyak 1588 layanan.
b) Masyarakat merasa puas atas layanan petugas dalam penerbitan STNK
c) Masyarakat menerima kemudahan dalam proses Mendaftarkan kendaraannya dari luar Wilayah Kaltim
d) Meningkatkan citra petugas Samsat
9. Polres Berau
a) Pelaksanaan selama bulan Juni tercapai 1609 Jumlah pemohon dibandingkan dengan periode yang sama (mei-juni) terdapat peningkatan sebesar 7 %
b) Menambah jam pelayanan kepada masyarakat pemohon STNK
c) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pemohon STNK
d) Menyediakan ruang tunggu yang nyaman bagi pemohon STNK
e) Selalu berkoordinasi dgn petugas Bank yang ada disamsat dalam pembayaran PNPB STNK.
10. Polres Malinau
a) Menambah jam pelayanan kepada masyarakat pemohon STNK
b) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pemohon STNK
11. Polres Tarakan
a) Pelaksanaan selama Juni tercapai 2258 Jumlah pemohon atau terdapat peningkatan sebesar 9,4 %
b) Menambah jam pelayanan kepada masyarakat pemohon STNK
c) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pemohon STNK
12. Polres Nunukan
a) Pelaksanaan selama 30 Hari tercapai 601 Jumlah pemohon dibandingkan dengan periode yang sama (mei-juni) terdapat peningkatan sebesar 29.04 %
b) Menambah jam pelayanan kepada masyarakat pemohon STNK
c) Meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat pemohon STNK
B. Penambahan Jam Pelayanan
Kegiatan penambahan jam layanan ini dilaksanakan selama Bulan Bhakti Pelayanan Prima khususnya oleh Samsat Balikpapan serta Samsat-samsat pembantu diwilayah Balikpapan. Adapun hasil yang dicapai dari kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :
1. Terlaksananya kegiatan penambahan waktu pelayanan kepada masyarakat khususnya pada hari sabtu dari pukul 09.00 wita s/d 15.00 wita
2. Meningkatnya animo masyarakat yang mengurus pajak kendaraannya pada hari tersebut dikarenakan rata rata instansi pemerintah maupun swasta meliburkan karyawannya pada hari sabtu.
3. Meningkatnya jumlah pelyanan dilihat dari jumlah pemohon ( 4 %) dibandingkan dengan periode yang sama pada pada bulan Mei 2013.
C. Pelaksanaan Kegiatan Birthday Gift
Peluncuran kegiatan Birthday Gift merupakan bentuk penghargaan yang diberikan kepada wajib pajak khususnya yang berulang tahun di hari pengurusan pajak kendaraan. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Samsat Induk
Markoni Balikpapan dan beberapa Samsat di wilayah Polda Kaltim. Adapun hasil yang dicapai adalah sebagai berikut :
1. Merupakan wujud keperdulian dan penghargaan kepada wajib pajak.
2. Bentuk stimulus kepada masyarakat untuk senantiasa menjadi wajib pajak yang baik.
3. Mendekatkan kemitraan antara Polri dan masyarakat.
4. Meningkatkan pendapatan negara melalui pembayaran PNBP.
D. Pelaksanaan Samsat Corner Night Service
Pelaksanaan kegiatan Samsat Corner Night Service merupakan bentuk penambahan jam layanan yang dilaksanakan oleh samsat corner Hypermart Balikpapan. Kegiatan ini menjadikan sasaran konsumen masyarakat yang berbelanja di Hypermart pada malam hari. Adapun capaian dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan
pelayanan samsat corner pd
malam Minggu dari pukul 17.00
wita s/d pukul 21.00 wita.
2. Mengkoordinasikan dengan pihak dispenda dan Jasa Raharja utk menyiapkan petugas Samsat Corner.
3. Mensosialisasikan Samsat Corner night servis tersebut ke masyarakat melalui media massa dan media cetak.
4. Masyarakat merasakan kehangatan dari layanan petugas, dimana kegiatan ini dapat meningkatkan kemitraan antara Polri dengan masyarkaat Kalimantan Timur, dengan peningkatan pemohon menjadi 1606 pemohon pada bulan Juni 2013.
E. Pelaksanaan Samsat Keliling Night Service
Kegiatan Samsat Keliling Night Service merupakan layanan Samsat keliling Balikpapan dengan sasaran tempat-tempat tertentu. Adapaun hasil capaian dari layanan ini adalah sebagai berikut :
1. Peningkatan pelayanan Sam keliling pd malam Minggu dari pukul 17.00 wita s/d pukul 21.00 wita.
2. Mengkoordinasikan dgn pihak dispenda dan jasa raharja utk menyiapkan petugas samling
3. Mensosialisasikan samsat corner night servis tsb ke masy melalui media massa dan media cetak.
4. Penempatan samling meliputi : Mall BSB ewalk, Mall Balcony, Depan Ruko bandar, Rapak
5. Kegiatan ini menghasilkan jumlah pemohon sebesar 134 pemohon (Juni 2013
F. Pelaksanaan Twelve Hours Night Service
Kegiatan Twelve Hours Night Service dilaksanakan oleh Samsat Balikpapan sebagai bentuk tambahan jam layanan kepada masyarakat. Adapun hasil kegiatan yang dicapai adalah sebagai berikut :
1. Ektra kpd masy pd tgl 1 Juli selama 12 jam dr pukul 10.00 wita s/d pukul 22.00 wita.
2. Mengkoordinasikan dgn pihak
dispenda dan jasa raharja utk menyiapkan petugas pd saat pelaksanaanya.
3. Mensosialisasikan pelayanan Twelve hour samsat servis kpd masy melalui media massa dan media cetak.
G. Pelaksanaan Terobosan Kreatif Samsat Polres
1. Polres Bulungan
Pelaksanaan pengantaran berkas mutasi keluar yang telah selesai kepada wajib pajak “ SERVICE DELIERY “
a. Meningkatnya pelayanan wajib pajak pada proses mutasi keluar.
b. Terlaksananya pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel.
c. Proses pengantaran berkas mutasi keluar terlaksana dengan baik.
d. Terciptanya kepuasan masyarakat terhadap layanan service delivery
e. Total pelayanan pada Samsat Polres Bulungan sebesar 408 pada bulan Juni 2013, khusus program Service Delivery mutasi keluar terjadi penurunan dari bulan sebelumnya yakni 5 berkas pada bulan Mei 2013 menjadi 3 berkas pada bulan Juni 2013 atau terjadi penurunan sebesar 40 %.
2. Polres Malinau
Program Samsat Malinau berupa One Day service dan service delivery dengan hasil kegiatan :
a. Pelayanan BBN I / BBN II maupun perpanjangan 5 tahunan sehari selesai dari tahap pendaftaran hingga penyerahan STNK dan TNKB.
b. Pelayanan perpanjangan STNK dan TNKB antar dirumah setelah selasai cetak.
c. Terjadi jumlah penurunan angka pelayanan dari 280 pemohon (Mei 2013) menjadi 271 pemohon (Juni 2013) Penurunan sebesar 3,3%.
3. Polres Penajam Paser Utara
a. Program Samsat Keliling yang di laksanakan Hari Rabu, Kamis Dan Sabtu dengan hasil pencapaian Terjadi peningkatan pelayanan Samsat Keliling dari bulan Mei 2013 sebanyak 48 (R2) dan 3 (R4),pada bulan juni 2013 meningkat sebanyak 100 (R2) dan 5 (R4).
b. Program pembagian brosur tentang persyaratan pajak dan pengurusan STNK.
c. Program pelaksanaan tempat khusus bagi wajib pajak yang merokok Tempat khusus bagi perokok atau “smooking area” berjalan dengan baik. Masyarakat khususnya perokok pasif cukup mendapatkan kenyamanan karena terhindar dari bahaya para perokok aktif, begitupula dengan perokok aktif memiliki ruang tersendiri untuk merokok tanpa mengganggu masyarakat lainnya.
4. Polres Kutai Barat
Pelayanan Samsat setiap hari Sabtu dalam bentuk :
a. Samsat Delivery ( Antaran ).
b. Samsat Jelajah.
c. S.O.S ( Surprise To Someone ) Yaitu Kejutan kepada seseorang.
Hasil pencapaian : Terjadi peningkatan kualitas pelayanan Registrasi dan Identifikasi kendaraan bermotor serta peningkatan kesadaran dari masyarakat akan pentingnya mentaati dan mematuhi aturan berlalu-lintas yang baik dan benar sehingga tercipta Kamseltibcar Lantas di wilayah Kabupaten Kutai Barat pada khususnya. Peningkatan pelayanan Samsat pada bulan Juni 2013 overall sebesar 824 pemohon atau meningkat sebesar 14 % dari bulan sebelumnya.
5. Polres Kutai Timur
a. Pelaksanaan Kegiatan Cek fisik “Door to Door”
Hasil yang dicapai adalah sebagai berikut :
1) Menerima permohona bantuan pelaksanaan cek fisik dari pemohon.
2) Menyiapkan Peronil yang dilengkapi sarana prasaraana berkaitan pelaksanaan cek fisik.
3) Melaksanakan pendataan dan pengecekan ulang hasil kegiatan dengan membandingkan hasil cek fisik dengan data administrasi kendaraan yang terdapat di Gudang berkas.
4) Pelaksanaan Cek Fisik Door to door periode Juni – Juli 2013 meliputi: Terjadi peningkatan jumlah layanan pada bulan Juni 2013 dibandingkan bulan Mei 2013 sebesar 8,5 %.
b. Pelaksanaan Informasi Layanan melalui “Corner By Phone”
Hasil yang dicapai adalah sebagai berikut :
1) Petugas Samsat Corner menerima berkas dari pemohon dan bagi wajib pajak yang memiliki keperluan lain petugas meminta nomor telepon yang dapat dihubungi sehingga tidak mengganggu proses.
2) Petugas memproses berkas pemohon kemudian menghubungi pemohon melalui telepon yang telah teregister apabila berkas yang dititipkan sudah selesai.
3) Terjadi peningkatan jumlah layanan pada bulan Juni 2013 dibandingkan bulan Mei 2013 sebesar 8,5 %.
6. Polres Paser
a. Pelayanan STNK dengan target waktu 15 menit Proses pengesahan.
b. Pelayanan STNK dengan target waktu 30 menit & proses perpanjangan STNK 5 tahun.
c. Pelayanan STNK dengan target waktu 60 menit proses kendaraan baru.
d. Pelayanan Bantuan Cek Fisik Kendaraan Bermotor Non KT.
e. Pelaksanaan Pelayanan sistem antrian elektronik pada pelayanan samsat FIFO.
Dengan hasil pencapaian :
1) Proses layanan pengesahan 15 menit memberikan kepuasan dan kecepatan proses bagi masyarakat. Namun tertap terjadi penurunan sebesar 8,6% dibulan Juni 2013.
2) Proses layanan perpanjaangan 30 menit memberikan kepuasan dan kecepatan proses bagi masyarakat Namun terjadi penurunan dari 2672 pemohon pada Mei 2013 menjadi 2441 pemohon pada Juni 2013.
3) Masyarakat merasa puas dengan layanan BBN I yang cepat dan tepat.
4) Berjalan dengan sangat baik, warga menyambut dengan penuh antusias. Namun tertap terjadi penurunan sebesar 8,6% dibulan Juni 2013.
7. Polres Berau
Pengantaran berkas Mutasi Ranmor yang telah selesai kepada Pemohon. (Service Delivery) dan Pemberian keringanan PKB dan pembebasan BBNKB khususnya kendaraan Non KT.
Dengan hasil pencapaian:
1) Pelaksanaan kegiatan “service delivery” berjalan dengan sangat baik, ditandai dengan peningkatan jumlah pemohon dari 1486 pemohon (Mei 2013) menjadi 1592 pemohon(Juni 2013).
2) Masyarkat merasa terlayani dengan adanya kegiatan ini, terjadi peningkatan sebesar 7 % selama pelaksanaan Bulan Bakti Pelayanan Prima atau sebesar 1609 pemohon pada bulan Juni 2013.
8. Polres Bontang
Pelaksanaan pengantaran berkas mutasi keluar yang telah selesai kepada wajib pajak “ SERVICE DELIERY “, dengan hasil capaian sebagai berikut :
a. Meningkatnya pelayanan wajib pajak pada proses mutasi keluar.
b. Terlaksananya pelayanan yang cepat, transparan dan akuntabel.
c. Proses pengantaran berkas mutasi keluar terlaksana dengan baik.
d. Terciptanya kepuasan masyarakat terhadap layanan service delivery
e. Total pelayanan pada Samsat Polres Bontang mengalami penurunan jumlah pemohon sebesar 10 % dari 1756 pemohon pada bulan Mei 2013 menjadi 1588 pemohon pada bulan Juni 2013.
9. Polres Tarakan
Pengantaran berkas Mutasi Ranmor yang telah selesai kepada Pemohon. (Service Delivery) dan Pemberian keringanan PKB dan pembebasan BBNKB khususnya kendaraan Non KT. Pelaksanaan kegiatan “service delivery” berjalan dengan sangat baik, Terjadi peningkatan jumlah pemohon dari bulan Mei 2013 sebesar 2046 pemohon menjadi 2258 pada bulan Juni 2013. Peningkatan sebesar 9,4%.
10. Polres Kukar
Pelaksanaan Samsat Keliling yang dilaksanakan 2 kali dalam 1 minggu ditempat keramaian seperti pusat perkantoran dan kampus ( dalam kota Tenggarong) serta Pembentukan Samsat Pembantu Muara Jawa. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan sebesar 14% dibandingkan bulan sebelumnya dengan target capaian sebagai berikut :
a. Meningkatnya pelayanan wajib pajak pada proses perpanjangan STNK
b. Terlaksananya pelayanan yang Cepat , Transparan dan akuntabel
c. Terciptanya kepuasan masyarakat terhadap Layanan Samsat Pembantu
d. Memberikan Yan Prima kepada Masyarakat.
11. Polres Nunukan
Penambahan Waktu pelayanan “extra time Service SAMSAT” , dimana pelaksanan kegiatan “extra time service” berjalan dengan sangat baik.Namun demikian terjadi jumlah penurunan layanan dri bulan Mei 2013 sebesar 847 (801 R2 dan 46 R4) menjadi 601 (570 R2 dan 31 R4) pada bulan Juni. Penurunan layanan sebesar 20,04%.
12. Polresta Samarinda
a. Penambahan jam pelayanan samsat induk / pembantu / keliling
b. Pelaksanaan pengantaran berkas mutasi keluar yang telah selesai kepada wajib pajak “service delivery”
c. Pelaksanaan samsat perairan “speed boat on call“ hot line : 081253222661.
d. Pelaksanaan Samsat campus
e. Pembagian stiker keselamatan bagi wajib pajak yang melaksanakan pelayanan di samsat drive thru.
Hasil pencapaian :
1) Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan sangat baik, masyarakat Samarinda mendapatkan kemudahan atas pelayanan BBN II termasuk penambahan jam layanan kepada masyarakat Samsat keliling melayani 442 pemohon selama bulan Juni 2013 Samsat Corner melayani 1425 pemohon selama bulan Juni 2013
2) Pelaksanaan kegiatan “service Delivery” berjalan dengan baik. Masyarakat mendaptkan kemudahan dari layanan ini dengan cukup menunggu dirumah maka proses mutasi berjalan. Terjadi peningkatan pelayanaan mutasi keluar sebesar 6.7%
3) Pelaksanaan Speed boat on call memberikan kemudahan bagi masyarakat Samarinda khususnya masyarakat sekitar sungai
Mahakam. Kegiatan ini berjalan dengan lancar ditandai tinggi tingkat antusiasme masyarakat.
4) Pelaksanaan Samsat Campus berjalan dengan lancar, terjadi peningkatan animo masyarakat wajib pajak sebesar 5,6% dari bulan sebelumnya.
5) Kegiatan pembagian stiker keselamatan berlalu lintas berjalan dengan sukses. Masyarakat menyambut antusias karena dapat menambah informasi dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya kamseltibcar lantas.

III. PENUTUP
Demikian Laporan hasil Pelaksanaan kegiatan creative breaktrhough selama kegiatan Bulan Bakti Pelayanan Prima Dit Lantas Polda Kaltim di laksanakan dalam upaya melaksanakan tugas pokok memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, khususnya dibidang Lalulintas dalam rangka menciptakan Kamseltibcarlantas, guna meningkatkan kinerja sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat, sekaligus dalam upaya menyukseskan keberhasilan dalam menjabarkan “Revitalisasi Polri Menuju Pelayanan Prima Guna Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat”.

About ferli1982

Menjalani hidup dengan riang gembira ... enjoy ur life!!!

Posted on Oktober 18, 2013, in Administrasi Kepolisian, Makalah Lepas. Bookmark the permalink. Komentar Dinonaktifkan pada CREATIVE BREAKTROUGH DITLANTAS POLDA KALTIM TAHUN 2013.

Komentar ditutup.

%d blogger menyukai ini: