KAJIAN UMUM PERBANDINGAN UU No 22 TAHUN 1997 DENGAN UU No 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA


I. PENDAHULUAN

Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika, dan bahan berbahaya lainnya merupakan suatu kajian yang menjadi masalah dalam lingkup nasional maupun secara internasional. Berbagai upaya yang dilakukan oleh dunia internasional termasuk Indonesia sendiri dirasa masih belum dapat untuk mengurangi angka peredaran gelap narkoba "Daun Ganja"yang dilakukan oleh pelaku kejahatan terorganisir (organized crime) secara signifikan. Masalah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba ini memang melibatkan sebuah sistem yang kompleks dan berpengaruh secara global serta dapat berkaitan erat dengan Ketahanan Nasional sebuah bangsa. Baik secara langsung maupun tidak langsung, dalam perkembangannya hingga saat ini penyalahgunaan narkoba tersebar secara luas pada berbagai jenjang usia dan berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari jenjang usia muda hingga tua, kelas ekonomi bawah sampai dengan menengah ke atas. Namun yang patut mendapat perhatian lebih adalah adanya kecenderungan peningkatan angka yang signifikan pada lapis usia produktif. Narkoba dan jenis psikotropika paling banyak disalahgunakan oleh generasi muda yang merupakan penerus serta penopang kekuatan Nasional di masa datang. Continue reading “KAJIAN UMUM PERBANDINGAN UU No 22 TAHUN 1997 DENGAN UU No 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA”

Iklan

Kajian SOSTAC dalam Pelatihan Pam VIP/VVIP


I. PENDAHULUAN
Salah satu agenda penting, memasuki 2009, bahwa rakyat Indonesia akan melaksanakan pesta demokrasi berupa pemilu legislatif serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden periode 2009-2014. Pelaksanaan pemilu akan dilakukan pada tanggal 9 April 2009 bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke akan memilih para perwakilannya untuk duduk di DPR, DPD, dan DPRD. Selanjutnya rangkaian kegiatan pemilu akan berlanjut dengan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden yang diikuti oleh tiga pasang calon Presiden dan Wakil Presiden.
Continue reading “Kajian SOSTAC dalam Pelatihan Pam VIP/VVIP”

Komunikasi Sosial Polri


Arogansi Pers Kepada Polisi

Polisi sering digambarkan negatif,brutal,berwajah militer ,korup dan penuh dengan penyimpangan.Semua berangkat dari ketidak tahuan bahwa polisi berparadigma sipil dan tunduk dengan supremasi hukum.Kondisi ini disadari karena selama ini polisi sangat identik dengan ABRI,ini disebabkan karena sebelum reformasi 1998 polisi memang merupakan bagian terpadu dari ABRI.Namun sesungguhnya,polisi saat ini telah berpisah dari ABRI sejak tahun 2000 atau pasca reformasi.Disinilah letak pentingnya peran media dalam memberikan informasi-informasi penting mengenai institusi Polisi. Continue reading “Komunikasi Sosial Polri”