Senat Taruna

 

 

 

 

ANGGARAN DASAR
SENAT KORPS TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN

TAHUN 2012

 

MUKADIMAH

 

Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Ketua Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian TA. 2012, menyadari pentingnya usaha bersama dalam membina, meningkatkan, mengembangkan profesionalisme dan manajemen senat korps taruna Akademi Kepolisian, demi terbangunnya taruna modern  yang berwawasan globaldan professional berlandaskan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Demi terwujudnya hal diatas maka Ketua Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian dan Perangkat Senat yang tergabung dalam wadah senat korps taruna Akademi Kepolisian merasa perlu disusunnya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

 

Berdasarkan Kesepakatan ini, dan dengan semangat membangun kehidupan resimen korps taruna akademi kepolisian yang positif dan teratur, memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga sebagai berikut :

 

BAB I
ORGANISASI

Pasal 1

Dasar Pembentukan

Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian TA. 2012 dibentuk berdasarkan :

  1. Keputusan Gubernur Akademi Kepolisian Nomor : Kep / 23 / III / 2011 tanggal 22 Maret 2011 tentang Pengangkatan Pejabat Senat Korps Taruna Periode Tahun 2011.

 

2. Peraturan Kehidupan Taruna Akademi Kepolisian disahkan dengan Surat Keputusan Gubernur Akademi Kepolisian Nomor : SKEP / 81 / VII / 2009 tanggal 3 Juli 2009 pasal 5 ayat 28 tentang Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian.

 

Pasal 2

Nama


Organisasi ini diberi nama SENAT KORPS TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN

Pasal 3

Sifat Organisasi


SENAT KORPS TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN adalah organisasi bersifat struktural di lingkungan Korps Pembinaan Taruna dan Siswa.

Pasal 4

 

Kedudukan


SENAT KORPS TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN berkedudukan langsung di bawah Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa Akademi Kepolisian danterletak di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah.

Pasal 5

Tujuan

Tujuan organisasi Senat Korps Taruna Akademi Kepolisianberdasarkan Peraturan Kehidupan Taruna pasal 12 ayat 1 tentang organisasi yaitu

1. Membina dan mengembangkan kemampuan manajerial Taruna Akademi Kepolisian.

2. Membina dan meningkatkan kemampuan Kepemimpinan Taruna Akademi Kepolisian.

3. Menampung dan menyampaikan aspirasi dan krestivitas Taruna Akademi Kepolisian.

 

 

Pasal 6

Kegiatan

Untuk mencapai tujuan pada pasal 5 di atas, organisasi ini akan melaksanakan kegiatan :

1. Menjalin komunikasi, baik antara korps taruna dengan Pejabat dan Pengasuh Taruna Akademi Kepolisian

2. Mengupayakan aspirasi dan kreativitas taruna guna meningkatkan motivasi belajar dan kemampuan kepemimpinan taruna akademi kepolisian.

3. Menjalankan tradisi Korps Taruna dan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kehidupan Korps Taruna Akademi Kepolisian

4. Melaksanakan kegiatan lain yang sah sesuai dengan tujuan organisasi, dan tidak bertentangan dengan Pancasila, Undang Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Perduptar Akademi Kepolisian.

5. Membantu setiap taruna yang memiliki masalah yang berhubungan dengan Peraturan kehidupan Taruna.

6. Mengadakan kegiatan saling bertukar pikiran antara Taruna dan Kepala Detasemen Taruna beserta seluruh pengasuh dalam sebuah forum informal setiap akhir bulan.

7. Membuat laporan hasil kegiatan Taruna Akademi Kepolisian setiap akhir bulan.

8. Bertanggung jawab langsung kepada Kepala Korps Taruna dan Siswa Akademi Kepolisian terhadap setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Senat Korps Taruna.

Pasal 7

Keuangan

Sumber dana organisasi ini berasal dari Korps Pembinaan Taruna dan Siswa

BAB II

KEANGGOTAAN

Pasal 8

Keanggotaan

Keanggotaan organisasi terdiri dari Taruna Akademi Kepolisian

 

Pasal 9

Kewajiban Anggota

Kewajiban anggota adalah :

  1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2. Mematuhi AD, ART dan keputusan Senat Korps Taruna;
  3. Membantu terwujudnya tujuan Senat Korps Taruna;
  4. Menjaga martabat dan kehormatan taruna.
  5. Memiliki profesionalisme, diperkuatdengankerja sama timdaninovasi.

Pasal 10

Hak Anggota

Hak anggota adalah :

1.  Mengikuti pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan oleh lembaga Akademi Kepolisian;

2.  Mendapatkan bimbingan untuk meningkatkan profesionalisme;

3.  Mengajukan usulan untuk kemajuan Taruna Akademi Kepolisian.

4.  Menyampaikan aspirasi Taruna guna mencapai tujuan bersama.

 

BAB III

PERANGKAT SENAT KORPS TARUNA AKPOL

Pasal 11

Perangkat Senat

  1. Perangkat Senat Korps taruna Akademi Kepolisian terdiri dari pejabat utama senat korps taruna, kasie, lemustar, kasubsie dan taur.
  2. Pejabat utama senat korps taruna, antara lain:
  3. 1 (satu) orang ketua Senat
  4. 1 (satu) orang wakil ketua Senat
  5. 1 (satu) orang Kalemustar
  6. 1 (satu) orang sekretaris Senat
  7. 1 (satu) orang karo ops
  8. 1 (satu) orang karo min
  9. 1 (satu) orang kapoltar
  10. 1 (satu) orang Kaden Drum Corps
  11. 3 (tiga ) orang Kaden Korps Detasemen
    1. Kasie, antara lain :
      1. 6 (enam ) orang Kasie dibawah kendali Karo Ops
      2. 4 (empat) orangKasie dibawah kendali Karo Min
      3. Lemustar
        1. 18 (delapan belas) lemustar  dibawah kendali kalemustar
        2. 32 (tiga puluh dua) Poltar satuan dibawah kendali Kapoltar
        3. 31 (tiga puluh satu) Kasat korps dibawah kendali Kaden korps
        4. Kasubsie, antara lain :
          1. Kasubsie Protokoloer
          2. Kasubsie Seni dan Dekorasi
          3. Kasubsie Dokumentasi
          4. Kasubsie Agama Islam
          5. Kasubsie Agama Nasrani
          6. Kasubsie Agama Katholik
          7. Kasubsie Agama Hindu
          8. Kasubsie Agama Budha
          9. Taur, antara lain :
            1. Taur Perkusi
            2. Taur Melodi
            3. Taur Alat Tiup
            4. Taur Colour Guard

Pasal 12

Pemilihan Perangkat Senat

  1. Ketua Senat, Waka Senat dan Kalemustar dipilih secara langsung oleh seluruh taruna melalui tahapan penyeleksian oleh Panitia Seleksi dan diseleksi kembali oleh pengasuh.
  2. Panitia Seleksi ditunjuk oleh Perangkat Senat yang sedang menjabat.
  3. Seluruh Perangkat Senat disusun oleh Pengasuh atas pengajuan dari Perangkat Senat sebelumnya.
  4. Seluruh perangkat senat diseleksi melaluiuji kompetensi berupa assessment.

Pasal 13

Masa Jabatan

  1. Masa Jabatan Perangkat Senat Korps Taruna Akpol selama 1 (satu) tahun, dimulai dari awal tahun ajarandan berakhir pada akhir tahun ajaran.
  2. Masa Jabatan Perangkat Senat dimulai setelah dilantik oleh Kakorbintarsis berdasarkan Keputusan Gubernur.

 

 

BAB IV

RAPAT-RAPAT

Pasal 14

Rapat

Rapat terdiri dari :

  1. Rapat Mingguan; diselenggarakan pada jumat malam.

 

  1. Rapat Bulanan; diselenggarakan pada akhir bulan untuk analisa dan evaluasi.
  2. Rapat Insidentil; diselenggarakan apabila ada hal-hal yang penting dan dipandang perlu.

 

BAB V

P E N U T U P

Pasal 15

Penutup

  1. Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini diatur dalam Anggaran Rumah Tangga.
  2. Anggaran Dasar dan Atau Anggaran Rumah Tangga bila dipandang perlu dapat diubah dan disesuaikan dengan perkembangan yang ada, melalui forum rapat insidentil yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) jumlah anggota dan disetujui 2/3 (dua per tiga) dari anggota yang hadir.

Disahkan di        : Semarang

Tanggal             :     Mei  2012

GUBERNUR AKADEMI KEPOLISIAN

Drs. DJOKO SUSILO SH, MSI.

INSPEKTUR JENDERAL POLISI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

LEMBAGA PENDIDIKAN POLRI

AKADEMI KEPOLISIAN

 

 

 

 

ANGGARAN RUMAH TANGGA
SENAT KORPS TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN

TAHUN 2012

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Anggaran Rumah Tangga ini berpedoman kepada Anggaran Dasar Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian TH.2012

BAB II

ORGANISASI

Pasal 2

Setiap Seksi dan Subseksi yang berkaitan dengan bidang operasional berada dibawah kendali Kepala Biro Operasional dan bidang administrasi dibawah kendali Kepala Biro Administrasi guna mempermudah dan mempelancar kerja Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian.

Pasal 3

Sifat

Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian bersifat pembentukan dan pelatihan kepemimpinan atas dasar penyaluran aspirasi taruna untuk menerapkan pengajaran, pelatihan dan pengasuhan kehidupan senat korps taruna.

Pasal 4

 

Program Kerja

 

  1. Program Kerja adalah karya nyata organisasi yang harus dilaksanakan pejabat senat dalam satu periode.
  2. Program kerja tersebut dapat dilaksanakan berdasarkan kegiatan lembaga yang sudah terjadwal atau rencana kegiatan yang dibuat oleh perangkat senat.

 

Pasal 5

Lambang dan Stempel

Lambang dan stempel organisasi berbentuk bulat bertuliskan SENAT KORPS TARUNA AKADEMI KEPOLISIAN

BAB II

PERANGKAT PEJABAT SENAT KORPS TARUNA

Pasal 6

Susunan Pejabat Senat Korps Taruna

  1. Pelindung                     : Gubernur Akademi Kepolisian
  2. Pembina                      : Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa
  3. Penanggung jawab        : Ketua Senat Korps Taruna
  4. Susunan Pejabat Senat  :
    1. Ketua
    2. Wakil Ketua
    3. Kepala Lembaga Musyawarah Taruna

-            Lemustar

  1. Sekretaris
  2. Kepala Biro Operasional

-            Seksi Pembinaan dan Tradisi

-            Seksi Olahraga

-            Seksi Sosial Budaya

  • Sub Seksi Seni dan Dekorasi

-            Seksi Pembinaan Rohani dan Mental

  • Sub Seksi Agama Islam
  • Sub Seksi Agama Kristen Protestan
  • Sub Seksi Agama Katholik
  • Sub Seksi Agama Hindu
  • Sub Seksi Agama Budha

-            Seksi Hubungan Masyarakat

  • Sub Seksi Dokumentasi
    • Sub Seksi Protokoler

-            Seksi Kewanitaan

 

 

 

 

  1. Kepala Biro Administrasi

-            Seksi Personalia

-            Seksi Keuangan dan Logistik

-            Seksi Informasi Tekhnologi

-            Seksi Pendidikan

 

  1. Kepala Detasemen Korps Taruna

-            Kasat Korps Taruna

  1. Kepala Polisi Taruna

-            Poltar Satuan

  1. Kepala Detasemen Drum Corps

-            Taur Perkusi

-            Taur Melodi

-            Taur Alat Tiup

-            Taur Colour Guard

Pasal 7

Pelindung

Pelindung Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian adalah Gubernur Akademi Kepolisian

Pasal 8

Pembina

Pembina Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian adalah Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa.

Pasal 9

Penanggung Jawab Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian

Penanggung jawab Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian adalah Ketua Senat Korps Taruna Akademi Kepolisian yang dipilih berdasarkan Kemampuan dan Kompetensi yang telah ditentukan dari Aspek Akademis, Jasmani dan Sikap Perilaku.

Pasal 10

Mekanisme Kerja

  1. Hubungan Senat Korps Taruna dengan Gubernur Akademi Kepolisian bersifat pengawasan dan konsultatif.
  2. Hubungan Senat Korps Taruna dengan Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa bersifat Pembinaan dan Konsultatif.
  3. Hubungan senat korps Taruna dengan kepala detasemen Taruna beserta staf bersifat pembinaan dan konsultatif.
  4. Hubungan antaranggota Senat Korps Taruna bersifatkoordinatif.
  5. Hubungan anggota Senat Korps Taruna dengan Taruna Akademi Kepolisian bersifat saling mendukung dan bekerja sama.

 

Pasal 11

Persyaratan Pejabat Senat

Untuk dapat dipilih menjadi pejabat harus memiliki kompetensi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan meliputi aspek Akademis, Jasmani, Sikap dan Perilaku sertahasil assessment.

Pasal 12

Uraian Tugas Pejabat Senat Korps Taruna

  1. Ketua Senat, bertugas :
  2. Memimpindan melaksanakan tugas kegiatan senat korps Taruna.
  3. Mengkoordinir dan mengawasi pejabat senat korps Taruna.
  4. Mengajukan saran kepada gubernur melalui Kepala Korps Pembinaan Taruna dan siswa demi kemajuan dan kemantapan organisasi Senat Korps Taruna dan seluruh taruna.
  5. Mewakili Korps Taruna dalam Bapimkorpstar Akademi TNI-Polri.
  6. Dalam pelaksanaan tugas, Ketua Senatkorps taruna bertanggung jawab kepada Kepala Korps Pembinaan Taruna dan Siswa.
    1. Wakil Ketua Senat, bertugas :
    2. Membantu Ketua SenatKorps Taruna dalampelaksanaan tugas sehari-hari.
    3. Menggantikan Ketua Senat Korps Taruna bila melaksanakan dinas luar atau berhalangan.
    4. Sebagai ketua palaksanaan Porsimaptar.
    5. Sebagai ketua sidang Wanhortar.
    6. Mengawasi kegiatan piket taruna.
    7. Mengkoordinir tugas eselon pembantu pimpinan (staf) Senatkorps taruna Akademi Kepolisian secara berjenjang (Karo, kadenkorps, Kapoltar, dan Kaden Drum Corps).
    8. Bertanggung Jawab atas kebersihan Lapangan Graha Taruna dan Piket Korps Taruna.
    9. Dalam pelaksanaan tugas, Wakil ketuasenatkorps taruna bertanggung jawab kepada Ketua Senatkorps taruna.
      1. Ketua Lembaga Musyawarah Taruna, bertugas :
      2. Memberi saran kepada pejabat Senat Korps Taruna baik diminta atau tidak.
      3. Menampung aspirasi dari seluruh taruna.
      4. Membahas permasalahan taruna dalam rapat Lemustar.
      5. Membawahi lemustar detasemen, tk.III, tk.II dan tk.I
      6. Pendamping ketua sidang Dewan Kehormatan Taruna.
      7. Membantu semua lemustar sebagai unsur pembantu protokoler dalam setiap upacara.
      8. Dalam pelaksanaan tugas, Kalemustar bertanggung jawab kepada Katua Senat Korps Taruna.
        1. Sekretaris Senat, bertugas :
        2. Menyelenggarakan kegiatan administrasi dan surat menyurat Senat Korps taruna.
        3. Melakukan kegiatan kearsipan dan tata naskah dilingkungan Senatkorps taruna.
        4. Bertanggung Jawab atas kebersihan Ruang Senat.
        5. Membuat Laporan bulanan dan rencana kerja Senat Korps Taruna.
        6. Dalam pelaksanaan tugas, Sekretaris Senat bertanggung jawab kepada Ketua Senatkorps taruna.
        7. Kepala Biro Operasional, bertugas :
          1. Mengkoordinir program kerja dan mengawasi kinerja Kasie Bintra, kasie sosbud, kasie olahraga, Kasie binrohtal, kasie kewanitaan, dan kasie humas.
          2. Menjalankan semua kegiatan baik dari lembaga maupun program kerja senat korps taruna yang berkaitan dengan pengajaran, pelatihan dan pengasuhan.
          3. Membuat laporan bulanan dan rencana kegiatan Biro Opersional.
          4. Dalam pelaksanaan tugas, Karo Ops bertanggung jawab kepada Ketua Senatkorps taruna.
          5. Kepala Biro Administrasi, bertugas :
            1. Mengkoordinir program kerja dan mengawasi kinerja kasie pendidikan,kasie personil, kasie Koperasi dan Keuangan logistik, kasie pendidikan,dan kasie IT.
            2. Bertindak sebagai ketua redaksi majalah Cevron.
            3. Membuat laporan bulanan dan rencana kegiatan Biro Administrasi.
            4. Dalam pelaksanaan tugas, Karo Min bertanggung jawab kepada Ketua Senatkorps taruna.
            5. Kepala Detasemen Korps Taruna, bertugas :
              1. Memimpin pelaksanaan kegiatan detasemen taruna senior.
              2. Mengkoordinir, mengendalikan, dan mengawasi kegiatan detasemen melalui kasatkorpstaruna senior.
              3. Mengajukan saran-saran kepada Kepala Detasemen Taruna Senior.
              4. Membuat laporan pertanggungjawaban bulanan kepada Kasenat
              5. Dalam pelaksanaan tugas, Kaden Korps Taruna Senior bertanggung jawab kepada Kepala Detasemen Taruna dan Ketua Senat korps taruna.

 

 

  1. Kepala Polisi Taruna, bertugas :
    1. Membantu tugas Senat korps taruna dalam penegakan perduptar dan disiplin taruna.
    2. Melaksanakan tugas pengamanan lingkungan senat Korps taruna.
    3. Membawahi poltar satuan tk.III, tk.II dan tk.I
    4. Bertindak sebagai penuntut terperiksa dalam Wanhortar.
    5. Mengawasi piket poltar setiap pelaksanaan upacara dan acara tertentu.
    6. Dalam pelaksanaan tugas, Kepala poltar bertanggung jawab kepada Ketua Senatkorps taruna.
    7. Kepala Detasemen Drum Corps, bertugas :
      1. Bertanggung jawab atas semua peralatan dan kelengkapan atribut Drum Corps termasuk pengajuan pengadaan alat.
      2. Mengadakan latihan secara terprogram.
      3. Mengawasi kinerja taur perkusi, melodi, alat tiup dan colour guard.
      4. Bertanggung jawab atas penampilan Drum Corps Cendrawasih.
      5. Mengawasi seluruh kegiatan yang berhubungan dengan Drum Corps Cendrawasih Akademi Kepolisian.
      6. Dalam pelaksanaan tugas, Kaden Drum Corps bertanggung jawab kepada Ketua Senatkorps taruna.
      7. Kepala Lembaga Musyawarah Taruna Detasemen, bertugas :
        1. Menampung aspirasi taruna yangtelah dikomulir oleh lemustar kompi.
        2. Berkerjasama dengan Kadenkorps dalam urusan masing-masing detasemen.
        3. Dalam pelaksanaan tugas, Kepala Lemustar Detasemen bertanggung jawab kepada Kalemustar.
        4. Lembaga Musyawarah Taruna Detasemen, bertugas :
          1. Menampung aspirasi dari taruna tiap bagian dan menyampaikan kepada Kalemden.
          2. Memberi saran dan masukan kepada Kalemden yang selanjutnya diteruskan kepada Kalemustar.
          3. Dalam pelaksanaan tugas, Lemustar Detasemen bertanggung jawab kepada Kalemden.
          4. Berkerjasama dengan Kasatkorps dalam urusanmasing-masing detasemen.
          5. Berkoordinasi serta membantu masing-masing kasie dalam setiap pelaksanaan kegiatan Taruna Akademi Kepolisian
          6. Sebagai unsur pembantu protokoler dalam setiap upacara.

 

 

 

  1. Kepala Seksi Pembinaan dan Tradisi,bertugas :
    1. Menyiapkan segala kegiatan yang berhubungan dengan tradisi korps taruna.
    2. Bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan upacara.
    3. Penanggung jawab pembinaan taruna junior.
    4. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Bintra bertanggung jawab kepada Karo Ops Senatkorps taruna.
    5. Kepala Seksi Olahraga, bertugas :
      1. Memantau bakat olah raga yang dimiliki taruna kemudian diarahkan kepada pembinaan.
      2. Penyusunan program latihan, mengendalikan kegiatan, peningkatan kesamaptaan, peningkatan prestasi dibidang olahraga umum.
      3. Mengadakan koordinasi dan kerjasama dengan pelajar, mahasiswa, klub olahraga antaralain denagn mengadakan pertandingan persahabatan maupun dalam PORSIMAPTAR.
      4. Memelihara peralatan olahraga yang disediakan dinas.
      5. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Olahraga bertanggung jawab kepada Karo Ops Senatkorps taruna.
      6. Kepala Seksi Sosial Budaya, bertugas :
        1. Menyelenggarakan kegiatan sosial budaya dilingkungan senatkorps taruna seperti acara kesenian,keluarga asuh, dan bakti sosial.
        2. Menyusun program mengenai pelaksanaan kegiatan hiburan dilingkungan senatkorps tar antaralain:

-    Perbaikan alat Band dan mengadakan latihan rutin Band Akademi Kepolisian.

-    Perencanaan program sosial.

-    Pelatihan tim acapella, paduan suara, Brass Band, Sendara, modern dance, tek-tek, dan kesenian lainnya.

c. Membantu pelaksanaan acara yang diadakan yaitu Ibu asuh Taruna, HUT Taruna, kunjungan, PORSIMAPTAR,dan melaksanakan kegiatan taruna dalam belajar bermasyarakat.

d. Dalam pelaksanaan tugas bertanggung jawab kepada Karo Ops Senatkorps taruna.

  1. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat, bertugas :
    1. Melaksanakan tugas dan kegiatan yang bersifat publikasi dan komunikasi sosial sesuai petunjuk Kasenatkorp taruna .
    2. Menyelenggarakan kegiatan dokumentasi di lingkungan senatkorps.
    3. Mengkoordinir,menyusun,serta mencetak penerbitan majalah taruna.
    4. Mengaktifkan dan mengelola Radio Anindhita Akpol
    5. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Humas bertanggung jawab kepada Karo Ops Senatkorps taruna.

 

  1. Kepala Seksi Kewanitaan, bertugas :
  2. Mempersiapkan kegiatan untuk taruni.
    1. Membantu lemustar taruni dalam pemilihan deputasitaruni untuk kemudian dikoordinasikan dengan kasie pers.
    2. Bertanggung jawab atas kerapian taruni.
    3. Sebagai pelaksana aspirasi dari lemustar taruni.
      1. Bekerja sama dengan lemustar taruni dan kasie sosbud dalam mempersiapkan kegiatan yang ada kaitannya dengan taruni.
      2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Kewanitaan bertanggung jawab kepada Karo Ops Senat Korps Taruna.

 

  1. Kepala Seksi Pembinaan Rohani dan Mental, bertugas :
    1. Mengkoordinir Kasubsie – kasubsie per agama dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan.
    2. Mengatur deputasi BAI( Badan Amaliyah Islam ) dan masing-masing agama di wilayah Kota Semarang
    3. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Binrohtal bertanggung jawab kepada Karo Ops senat korps taruna.
    4. Kepala Seksi Pendidikan, bertugas :
      1. Menjalin kerjasama dengan Kepala Bidang di Direktorat Akademik
      2. Menjalin kerjasama dengan dosen dan pengajar lain demi berlangsungnya proses belajar mengajar yang baik, sehat dan komunikatif.
      3. Mengawasi kinerja ketua kelas tetap.
      4. Berperan dalam peningkatan potensi akademik taruna.
      5. Membantu dan mengkoordinir tim diktat dan tutor sebaya.
      6. Mengadakan analisa dan evaluasi setelah pelaksanaan ujian semester.
      7. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Dik bertanggung jawab kepada Karo Min Senat Korps Taruna.
      8. Kepala Seksi Keuangan dan Logistik, bertugas :
        1. Mengkordinasikan & mendistribusikan uang saku taruna serta kaporlap yang diterima.
        2. Mengendalikan pembukuan / penggunaan keuangan senatkorps taruna baik untuk operasional maupun kegiatan sosial dilingkungan senat korps taruna.
        3. Berkoordinasi dengan staf juru bayar korbintarsis dalam hal keuangan senatkorps taruna sesuai ketentuan yang berlaku.
        4. Memelihara peralatan / inventaris logistik dilingkungan senat korps taruna.
        5. Mengadakan pembuatan pedang perwira, Cincin akademi, dan atribut detasemen.
        6. Membantu pelaksanaan porsimaptar.
        7. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Kulog bertanggung jawab kepada Karo Min Senat korps Taruna.

 

  1. Kepala Seksi Personalia, bertugas :
    1. Mengatur personalia taruna akademi kepolisian.
    2. Mengatur pelaksanaan piket SPKT dan piket detasemen.
    3. Mengatur pelaksanaan deputasi taruna.
    4. Mengajukan daftar nama taruna yangberulang tahun.
    5. Bertanggung jawab dalam pembuatan buku tahunan Taruna.
    6. Dalam pelaksanaan tugas, Kasie Pers bertanggung jawab kepada Karo Min Senatkorps tar.
    7. Kepala Seksi Informasi Tekhnologi, bertugas :
      1. Menginventarisir komputer yang ada di Graha Taruna
      2. Mengendalikan Hot Spot Graha Taruna
      3. Membuat gambar desain untuk kepentingan kegiatan Senat Korps Taruna.
      4. Dalam Pelaksanaan tugas, Kasie IT bertanggung jawab kepada Karo Min Senat Korps Taruna.
      5. Kasat Korps Taruna, bertugas :
        1. Memimpin dan melaksanakan kegiatan satuan taruna.
        2. Mengkoordinir, mengendalikan dan mengawasi seluruh kegiatan satuan korps taruna.
        3. Mengajukan saran-saran kepada Kepala Detasemen Taruna.
        4. Menciptakan disiplin pribadi taruna yang dipimpin.
        5. Menyampaikan saran laporan kepada Kasat Taruna.
        6. Mengusulkan deputasi taruna kepada Lemustar Kompi dan Kasie Pers.
        7. Bertanggung jawab dalam pelaksanaan Piket Jakam dan Serambi
        8. Dalam pelaksanaan tugas, Kasat Korps bertanggung jawab kepada Kasat Taruna dan Kaden Korps Taruna.
        9. Polisi Taruna Satuan, bertugas :
          1. mengawasi seluruh kegiatan satuan korps taruna.
          2. Menciptakan disiplin pribadi taruna yang dipimpin.
          3. Menyampaikan saran dan laporan kepada Kasat Taruna.
          4. Mengadakan koordinasi dengan kasatkorps
          5. Dalam pelaksanaan tugas, Poltar Sat bertanggung jawab kepada Kasat Taruna dan Kepala Polisi Taruna.
          6. Sub Seksi Agama Islam, bertugas :
            1. Membuat perencanaan dan mengawasi seluruh kegiatan ibadah taruna agama islam.
            2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Islam bertanggung jawab kepada Kasie Binrohtal dan Kasie Binrohtal melaporkan kepada Kepala Biro OperasionalSenat Korps Taruna.

 

 

 

  1. Sub Seksi Agama Kristen Protestan, bertugas :
    1. Membuat perencanaan dan mengawasi seluruh kegiatan ibadah taruna agama Kristen Protestan.
    2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Kristen Protestan bertanggung jawab kepada Kasie Binrohtal dan Kasie Binrohtal melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.
    3. Sub Seksi Agama Katholik, bertugas :
      1. Membuat perencanaan dan mengawasi seluruh kegiatan ibadah taruna agama Katholik.
      2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Katholik bertanggung jawab kepada Kasie Binrohtal dan Kasie Binrohtal melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.
      3. Sub Seksi Agama Hindu, bertugas :
        1. Membuat perencanaan dan mengawasi seluruh kegiatan ibadah taruna agama Hindu.
        2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Hindu bertanggung jawab kepada Kasie Binrohtal dan Kasie Binrohtal melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.
        3. Sub Seksi Agama Budha, bertugas :
          1. Membuat perencanaan dan mengawasi seluruh kegiatan ibadah taruna agama Budha.
          2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Budha bertanggung jawab kepada Kasie Binrohtal dan Kasie Binrohtal melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.
          3. Sub Seksi Seni dan Dekorasi, bertugas :
            1. Melaksanakan dan mengawasi Kegiatan Seni Korps Taruna.
            2. Mengkoorodinir Dekorasi dan Kegiatan Seni Korps Taruna.
            3. Mengatur pemutaran musik Rukan
            4. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Seni dan Dekorasi bertanggung jawab kepada Kasie Sosbud dan Kasie Sosbud melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.
            5. Sub Seksi Protokoler, bertugas :
              1. Memilih dan menyiapkan Pembawa Acara pada setiap kegiatan tradisi dan upacara.
              2. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Protokoler bertanggung jawab kepada Kasie Humas dan Kasie Humas melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.

 

 

 

 

  1. Sub Seksi Dokumentasi, bertugas :
    1. Mengabadikan semua kegiatan yang dilaksanakan senat korps taruna akpol.
    2. Membuat dokumentasi laporan setiap kegiatan yang dilaksanakan.
    3. Dalam pelaksanaan tugas, Kasubsie Seni dan Dekorasi bertanggung jawab kepada Kasie Sosbud dan Kasie Sosbud melaporkan kepada Kepala Biro Operasional Senat Korps Taruna.
    4. Taur Perkusi, bertugas :
      1. Mendata dan mengkomulir kebutuhan dan keadaan alat perkusi Drum Corps.
      2. Mengajukan perbaikan dan melaporkannya ke Kaden Drum Corps.
      3. Mengkoordinir taruna yang mengalami cacat alat perkusinya.
      4. Dalam pelaksanaan tugas, Taur Perkusi bertanggung jawab kepada Kaden Drum Corps.
      5. Taur Melodi, bertugas :
        1. Mendata dan mengkomulir kebutuhan dan keadaan alat melodi Drum Corps.
        2. Mengajukan perbaikan dan melaporkannya ke Kaden Drum Corps.
        3. Mengkoordinir taruna yang mengalami cacat alat melodinya.
        4. Dalam pelaksanaan tugas, Taur Melodi bertanggung jawab kepada Kaden Drum Corps.
        5. Taur Alat Tiup
          1. Mendata dan mengkomulir kebutuhan dan keadaan alat tiup Drum Corps.
          2. Mengajukan perbaikan dan melaporkannya ke Kaden Drum Corps.
          3. Mengkoordinir taruna yang mengalami cacat alat tiupnya
          4. Dalam pelaksanaan tugas, Taur alat tiup bertanggung jawab kepada Kaden Drum Corps.
          5. Taur Colour Guard
            1. Mendata dan mengkomulir kebutuhan dan keadaan bendera colour guard Drum Corps.
            2. Mengajukan perbaikan dan melaporkannya ke Kaden Drum Corps.
            3. Mengkoordinir taruna yang mengalami cacat alat benderanya.
            4. Dalam pelaksanaan tugas, Taur colour guard bertanggung jawab kepada Kaden Drum Corps.

 

 

 

 

 

 

BAB III

 

KEANGGOTAAN

Pasal 13

Keanggotaan berakhir, apabila :

  1. Meninggal Dunia;
  2. Purna Tugas;
  3. Melakukan Pelanggaran;
  4. Atas Keputusan Pimpinan

 

 

BAB IV

 

RAPAT – RAPAT

 

Pasal 14

 

  1. Rapat Mingguan adalah rapat yang diikuti oleh pejabat utama senat korps taruna.
  2. Rapat Bulanan adalah rapat yang diikuti oleh seluruh pejabat senat setiap bulannya untuk melakukan analisa dan evaluasi kegiatan.

 

Pasal 15

 

Sifat dan Fungsi Rapat

  1. Rapat Pejabat Senat bersifat untuk :

 

  1. Mengevaluasi Program Kerja;
  2. Menjabarkan kembali Program Kerja;
  3. Melakukan konsolidasi organisasi;
  4. Mengeluarkan pokok-pokok pikiran untuk mensukseskan tujuan organisasi.

 

 

  1. Rapat Pejabat Senat berfungsi untuk :

 

  1. Menilai Laporan Pertanggung Jawaban Pejabat Senat;
  2. Menyempurnakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga;
  3. Menyusun Program Kerja;

 

 

 

Pasal 16

Rapat Insidentil

  1. Rapat Insidentil biasa dilaksanakan apabila :
    1. terjadi penyimpangan AD / ART;
    2. diusulkan oleh dua pertiga dari Pejabat Senat.
    3. Kekuasaan dan wewenang Rapat Insidentil sama dengan Rapat Bulanan Pejabat Senat Korps Taruna.

BAB V

KEUANGAN

Pasal 17

Semua penerimaan dan pengeluaran senat harus dipertanggungjawabkan pada rapat bulanan setiap akhir bulan dan dikomulir setiap akhir tahun masa jabatannya sebagai laporan pertanggung jawaban.

BAB VI

PENUTUP

Pasal 18

  1. Hal – hal yang belum diatur dalam ART ini, akan diatur lebih lanjut dengan Kebijakan KetuaSenat Korps Taruna.
  2. Kebijakan Ketua Senat Korps Taruna dibuat dan ditetapkan berdasarkan persetujuan 2/3 Pejabat Senat yang hadir dalam rapat sesuai dengan Anggaran Dasar Senat Korps Taruna TH.2012.

 

 

Disahkan di        : Semarang

GUBERNUR AKADEMI KEPOLISIAN

Drs. DJOKO SUSIOLO SH, MSI

INSPEKTUR JENDERAL POLISI

 

Tanggal             :      Mei 2012

 

 

 

 

 

 

LEMBAGA PENDIDIKAN POLRI

AKADEMI KEPOLISIAN

 

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

SENAT KORPS TARUNA

TH. 2012

 

 

 

 

Semarang,             Februari   2012

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s